Pernah ga sih lo ngerasa seseorang yang pernah ada di masa lalu lo, terus nongol di depan lo dengan style yang yah bisa dikatakan lebih keren dari dulu, cara ngomong yang juga lebih tertata, pokoknya berubah.
Pasti pernah ya?
Atau mungkin saat lo ketemu dia yang telah berubah jauh lebih baik dari sebelumnya itu lupa siapa elo.
Sungguh miris dan nyesek pasti saat lo liat hal ini.
Terus apa lo ngerasa menyesal?
Menyesal atas perpisahan dimasa lalu walau mungkin keputusan dari kedua belah pihak?
Menyesal kenapa harus ketemu doi lagi.
Menyesal dimana harus bertemu ditempat yang tidak diinginkan.
Menyesal kenapa dia lebih wow disaat dia bukan siapa-siapa lo lagi.
Atau, menyesal karena mungkin lo dulu pernah menyia-nyiakan dia?
Terlalu objektifkah untuk menilai arti cinta?
Sekarang, penyesalan memang selalu datang terlambat.
Saat lo ngambil suatu tindakan apapun itu pasti ada dampaknya.
Ya entah dampak tersebut memberi respon yang positif atau negatif.
Cukup lo bercermin dan lo sadari suatu keputusan itu.
Pasti akhirnya lo sadar ini mungkin kesalahan yang lo buat dari diri lo sendiri.
Gaada kata penyesalan dalam kamus remaja yang memiliki pemikiran kece.
Bahwa penyesalan ada karena diri lo sendiri yang terlalu berlarut-larut.
Disisi lain dari itu juga, pasti ada segi postifnya ko.
Lo gausah terlalu depresi akan penyesalan itu.
Dan yang harus lo ingat sebelum memutuskan segala sesuatu hal jangan pentingin rasa egois lo, pikirin juga rasa orang disekitar lo.
Rasa yang doi miliki atau siapapun itu agar penyesalan itu gadatang lagi.
Dan yang harus lo ingat sebelum memutuskan segala sesuatu hal jangan pentingin rasa egois lo, pikirin juga rasa orang disekitar lo.
Rasa yang doi miliki atau siapapun itu agar penyesalan itu gadatang lagi.
And last, keep positive thinking^^

Komentar
Posting Komentar