Langsung ke konten utama

Tahun Baru, Status Baru!

Welcome to 2018! Horreeeeeee👏
Ketika aku memasuki tahun 2018 ini, statusku berubah! Eits maksudnya, dari dulu yang berstatus mahasiswi sekarang Alhamdulillah Yang Diatas sudah memberiku pekerjaan hehehe
(Sebenarnya sih maunya status "belum menikah"ku juga berubah, semoga, aamiin😅)
Sedikit bercerita tentang pekerjaanku. Di tulisan sebelumnya aku sempat menulis "aku memang harus mengabdi dengan "ibuku" dan daerahku untuk memajukan tanah kelahiranku".
Ketika aku ditanya orang untuk bekerja dimana, hmm bingung sih bilangnya gimana karena tidak semua orang tahu hehe.
Jadi gini, Kementrian Sosial RI memiliki program yang berkaitan dengan pemberantasan kemiskinan disebut Program Keluarga Harapan (PKH). Nah di program tersebutlah aku mencari rejeki.

Jadi kita bekerja untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan aku ditempatkan di Kota Banjarbaru, Alhamdulillah di tanah kelahiranku sendiri.
Nah dalam Pelaksana PKH tersebut terdapat beberapa posisi seperti pendamping sosial, administrator pamgkalan data, pekerja sosial supervisor dan koordinator Kota.
Dan Alhamdulillah lagi aku diamanahkan sebagai pekerja sosial supervisor (SPV), kebetulan itu merupakan posisi yang baru dibuka untuk PKH tahun 2018.
Sejak aku mendaftarkan diriku sebagai Pelaksana PKH di Kota Banjarbaru, jujur aku ga yakin untuk diterima terlebih sebagai posisi tersebut.
Kenapa? Secara aku merupakan fresh graduate yang baru saja di wisuda tanggal 3 Oktober 2017 lalu.
Aku sempat melihat orang-orang yang melamar sebagai SPV.
Sainganku? Seniorku dan orang-orang bertittle S2.
Hufttt.
Salah satu orang yang memberikan support kenapa aku melamar sebagai SPV ialah dosen pembimbingku, yang juga Ketua Prodi Pekerjaan Sosial! He said: "anggi, supervisor, sukses!"
AHHHHHHHH............
Dan 11 Desember 2017, hari pengumuman kelulusan tiba.
Salah satu temanku memberikan informasi bahwa aku lulus dan mengabdi untuk Kota Banjarbaru, tempat aku melamar posisi tersebut!
HAHHHH SUMPAH GA NYANGKA!
Banyak juga teman-temanku yang melamar di posisi tersebut tapiii mereka tidak di tempatkan di tempat mereka melamar.
Kenapa? Selidik punya selidik, ternyata penempatan dilihat dari grade hasil tes kita.
ANDA LUAR BIASA!😂
Oh ya, karena SPV merupakan posisi baru, tidak seorangpun yang dapat memahami tugasnya. Hm.
Aku mencoba mengkoordinasikan dengan koorkot sampai ke korwil kami, namun mengenai tupoksinya masih abu-abu.
Sesekali dosenku mengirimkan beberapa file yang berkaitan dengan PKH dang setidaknya ada beberapa gambaran yang aku dapat.
Per Januari 2018, aku mulai menampakkan diriku di UPPKH Kota Banjarbaru.
Tentu, aku terus bertanya dengan koorkot, operator sampai ke pendamping bagaimana pelaksanaan PKH di Kota Banjarbaru.
Jujur sebagai anak yang lahir di Banjarbaru, aku kurang mengetahui wilayah Banjarbaru. SEDIH SEKALI😢
Sesekali juga aku mempelajari modul dalam pelaksanaan Family Development Session dan mengikuti pendamping dalam pelaksanaan kegiatan FDS tersebut.
Tbh, ternyata pekerjaanku kali ini semacam kegiatan praktikum yang pernah aku laksanakan sewaktu menjadi mahasiswi di STKS Bandung!
Ahhh betul-betul aku dapat mengimplementasikan ilmu yang telah aku dapat selagi di masa perkuliahan.
Terlebih disini kita bekerja dengan hati, ketika melihat wajah KPM tersenyum saja sangaaaat bahagia.
Yaampuuun aku bersyukur hehehe^^

Komentar

Postingan populer dari blog ini

100 days being Exchange Student

Genap 100 hari saya menjalani kehidupan sebagai mahasiswa pertukaran di negara jiran Bermula dari akhir September 2015 hingga awal Januari 2016 Lika liku kehidupan sebagai mahasiswa pertukaran pun dirasakan Meskipun kata orang, Malaysia tak jauh beda dengan Indonesia tapi bagi saya beda..... Dari segi bahasa memang hampir sama, terlebih saya sebagai orang Banjar yang bahasanya ada bau-bau Melayu dan cukup saya mengerti Contoh kecil, seringkali tetangga kamar  di DPP saya berteriak kata-kata "lipas" Saya sih mengerti itu artinya kecoak karena di bahasa Banjar juga itu hehe namun roomate saya tidak tau apa itu lipas Sering sekali miss comunication dengan teman-teman disana karena kami yang masih belajar dan masih sering menggunakan bahasa Indonesia  Seringkali kita menemukan bahasa-bahasa unik, seperti nyanyuk yang artinya pikun, kebajikan yang artinya kesejahteraan dalam bahasa Indonesia kemudian penyelidikan yang artinya penelitian, dan adapula warga tua ...

Adventure for Holiday

Hai, readers! Kapan kamu ada waktu? Mau aku ajak melihat indahnya kalsel hehe :) Kyaaaa udah ngegombal aja maaf maaf Akhir tahun 2014 hingga 2015, sepertinya remaja Indonesia lagi digandrungi dengan liburan berbau alam Feel it? Ya, ketika gunung-gunung makin ramai dengan para penaik gunung, yang ga cuma bergabung di satuan mahasiswa pencinta alam Tapi sekarang asal mereka memiliki keberanian dan tekat yang tinggi untuk mencapai suatu puncak maka itu akan mudah tercapai Like your dream, hehe Back to the topic, about adventure Saya yang notabene nya adalah mahasiswa perantau otomatis merindukan tanah kelahiran saya, Kalimantan Selatan :") Ketika libur semester genap tiba, kami berencana untuk adventure - back to nature Kalimantan memang tidak memiliki gunung berapi Jadi memang hanya pegunungan-pegunungan / bukit yang ada di daerah saya Kali itu juga masyarakat Kalimantan Selatan juga termasuk orang-orang yang tekajut gunung Tekajut dalam bahasa Banjar artinya kag...