Langsung ke konten utama

What Should I do After Graduate?

Setelah mengalami drama panjang saat pembuatan skripsi, akhirnya Anggi Rizqika Ekaputri dinyatakan lulus per 2 Agustus 2017!🙌
Aku menyandang sarjana!
Dan akhirnya aku menyandang status sarjana dengan title S.Tr.Sos means Sarjana Terapan Sosial.
Wisuda kampusku dirancang bulan Oktober 2017, artinya masih 2 bulan lagi dari waktu kelulusanku.
Seminggu pertama dari 2 Agustus itu aku masih sibuk dan fokus untuk mengerjakan revisian yang diberikan saat ujian waktu itu.
Setelahnya? Aku mulai berfikir apa yang harus aku lakukan?
Beberapa senior di sekelilingku bilang bahwa "santai dulu aja gi, baru lulus ini kan? nikmatin dulu kebebasan kamu lepas dari status mahasiswa".
Waktu itu aku berfikir, ada benarnya juga sih ya. Tapi, percayalah, aku bukan orang yang bisa menikmati kebebasan dengan tidur-tiduran di springbed kosanku, mager-mageran, atau duduk-duduk manis di tempat makan. Aku bukan orang seperti itu.
Setelah aku dinyatakan lulus, aku mulai menyibukkan diri, dari menonton drama korea, jalan jalan, membantu teman-temanku mengerjakan skripsi, mengambil les bahasa Inggris di Private Quick Engslish Conversation (PQEC) Institute Cimahi dan tentunya menjadi seorang jobseeker.
Aku mau bercerita sedikit tentang PQEC Institute, tempat kursus Bahasa Inggrisku di Cimahi hmm tidak I mean Cimindi, ya daerah perbatasan antara Bandung dan Cimahi.
Aku sewaktu menjadi mahasiswa tinggal di daerah Dago dan mengambil kursus di daerah Cimahi.
Kenapa? Kok mau jauh-jauh banget? Padahal di daerah Dago kan banyak kursus Bahasa Inggris yang bagus?
Tidak lain dan tidak bukan karena disana juga ada temanku! hahaha.
Kursus di PQEC selama kurang lebih 2 bulan cukup mengasyikkan.
Kamu tau? Pelajar yang mengikuti kursus disana banyaaaak sekali. Dan ada dari semua kalangan. Dari usia SD sampai yang sudah kerjapun ada.
Kebetulan aku mengambil kelas shift, yang bisa aku ikuti setiap pagi atau sore, ya gimana aku,
Waktu kursusnya sekitar 3 jam, sejam pertama kamu diwajibkan untuk reading. Jadi sejam pertama itu seluruh pelajar disana keluar dari kelas dan berdiri di lapangannya berpasang-pasangan dan membaca atau menghapalkan teks yang sudah di kasih. Teks itu berisi percakapan yang nantinya akan berfungsi buat naik tingkat.
Terus sejam berikutnya kita belajar grammar di dalam kelas dan sejam terakhir itu kita conversation. Bagian yang paling aku senangi, conversation. Disana kita membentuk 1 grup yang berisikan 4-6 orang dan membuat suatu tema perbincangan. Ah menyenangkan. Aku senang telah menjadi bagian dari PQEC Institute hehehe. Terimakasih waktu 2 bulannya!💖

Mereka, teman-temanku di PQEC Institute.
Tidak cuman mengikuti kursus, aku juga menjadi seorang jobseeker.
Nah pada masa itu CPNS untuk Kementrian buka! Oh tentu aku juga ikut.
Aku melamar pekerjaan dari berbagai macam cara. Lewat aplikasi pencari pekerjaan, datang-datang ke acara jobfair, membuka situs-situs lowongan pekerjaan dan apply lewat email maupun websitenya itu sendiri sampai mengantarkan surat lamaranku ke perusahaan atau instansi terkait.
Saat melamar pekerja aku sempat berfikir, sulit ternyata untuk jurusanku apply ke perusahaan-perusahaan yang aku inginkan. Huh.
Dan, setelah aku drop cv ke tempat-tempat yang aku tuju, beberapa kali aku dipanggil untu tes psikotest dan wawancara.
Oh iya tempat-tempat yang memanggil aku itu dari berbagai macam ranah loh, dari yayasan, perusahaan batubara, asuransi, stasiun tv, media cetak dan masih banyak lagi, bahkan ada perusahaan yang memanggilku tapi aku tidak tau perusahaan apa itu haha.
Tapi lagi-lagi rejeki ku tidak berpihak ke mereka.
Ada perusahaan yang aku inginkan sekali tapi aku tidak ada panggilan lanjuta, artinya aku tidak lolos kan?
Dan ada pula yang aku ingin, hanya saja waktu untuk aku menghadiri tes lanjutan aku tidak bisa hadir. Huh.
Atau aku sudah lolos sampai ke tahap akhir hanyaaaa fee yang diberikan tidak cocok untukku. Terlebih aku anak kos dan aku harus membiayai hidupku sendiri serta bayar tempat tinggalku.
Dan selang beberapa bulan aku menjelajah menjadi jobseeker, kamu tau akhirnya aku bekerja dimana?
Kembali ke instansi dimana aku dikuliahkan, yaps di Kementrian Sosial! Akhir tahun 2017 lalu, aku lolos menjadi Pekerja Sosial Supervisor untuk wilayah Kota Banjarbaru dalam Program Keluarga Harapan (PKH) Kementrian Sosial!🙇
Ternyata, aku memang harus mengabdi dengan "ibuku" dan daerahku. Sepertinya aku harus menghilangkan semangat merantauku tuk sementara ini demi memajukan tanah kelahiranku. Yeah!^^

Komentar

  1. بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّ حِيْمِ
    Jazaakillahu khairan terima kasih info nya

    BalasHapus
  2. Dulu sy kursus di sana th 93/94
    Ngambil kelas sore setelah pulang sekolah SMA.
    Msh ingat sdkt sebelum msk kelas, ada dialog yg harus di lakukan...
    X; What is this?,
    Y; That's file
    X; Excuse me, how do you spell it?
    Y; The spelling is F-I-L-E
    X; What's the file made of ?
    Y; The file's made of straw
    X; What is the straw ?
    Y; The straw is the tree of the rIce
    X; Where can we get the straw
    Y; We can get the straw from the ricefield.... etc
    Mengenang jaman dulu..
    Congrat, anggi...

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

100 days being Exchange Student

Genap 100 hari saya menjalani kehidupan sebagai mahasiswa pertukaran di negara jiran Bermula dari akhir September 2015 hingga awal Januari 2016 Lika liku kehidupan sebagai mahasiswa pertukaran pun dirasakan Meskipun kata orang, Malaysia tak jauh beda dengan Indonesia tapi bagi saya beda..... Dari segi bahasa memang hampir sama, terlebih saya sebagai orang Banjar yang bahasanya ada bau-bau Melayu dan cukup saya mengerti Contoh kecil, seringkali tetangga kamar  di DPP saya berteriak kata-kata "lipas" Saya sih mengerti itu artinya kecoak karena di bahasa Banjar juga itu hehe namun roomate saya tidak tau apa itu lipas Sering sekali miss comunication dengan teman-teman disana karena kami yang masih belajar dan masih sering menggunakan bahasa Indonesia  Seringkali kita menemukan bahasa-bahasa unik, seperti nyanyuk yang artinya pikun, kebajikan yang artinya kesejahteraan dalam bahasa Indonesia kemudian penyelidikan yang artinya penelitian, dan adapula warga tua ...

Adventure for Holiday

Hai, readers! Kapan kamu ada waktu? Mau aku ajak melihat indahnya kalsel hehe :) Kyaaaa udah ngegombal aja maaf maaf Akhir tahun 2014 hingga 2015, sepertinya remaja Indonesia lagi digandrungi dengan liburan berbau alam Feel it? Ya, ketika gunung-gunung makin ramai dengan para penaik gunung, yang ga cuma bergabung di satuan mahasiswa pencinta alam Tapi sekarang asal mereka memiliki keberanian dan tekat yang tinggi untuk mencapai suatu puncak maka itu akan mudah tercapai Like your dream, hehe Back to the topic, about adventure Saya yang notabene nya adalah mahasiswa perantau otomatis merindukan tanah kelahiran saya, Kalimantan Selatan :") Ketika libur semester genap tiba, kami berencana untuk adventure - back to nature Kalimantan memang tidak memiliki gunung berapi Jadi memang hanya pegunungan-pegunungan / bukit yang ada di daerah saya Kali itu juga masyarakat Kalimantan Selatan juga termasuk orang-orang yang tekajut gunung Tekajut dalam bahasa Banjar artinya kag...

Tahun Baru, Status Baru!

Welcome to 2018! Horreeeeeee👏 Ketika aku memasuki tahun 2018 ini, statusku berubah! Eits maksudnya, dari dulu yang berstatus mahasiswi sekarang Alhamdulillah Yang Diatas sudah memberiku pekerjaan hehehe (Sebenarnya sih maunya status "belum menikah"ku juga berubah, semoga, aamiin😅) Sedikit bercerita tentang pekerjaanku. Di tulisan sebelumnya aku sempat menulis "aku memang harus mengabdi dengan "ibuku" dan daerahku untuk memajukan tanah kelahiranku". Ketika aku ditanya orang untuk bekerja dimana, hmm bingung sih bilangnya gimana karena tidak semua orang tahu hehe. Jadi gini, Kementrian Sosial RI memiliki program yang berkaitan dengan pemberantasan kemiskinan disebut Program Keluarga Harapan (PKH). Nah di program tersebutlah aku mencari rejeki. Jadi kita bekerja untuk Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan aku ditempatkan di Kota Banjarbaru, Alhamdulillah di tanah kelahiranku sendiri. Nah dalam Pelaksana PKH tersebut terdapat beberapa posisi seperti ...